Thursday, December 11, 2014

Wajah Versi 2.0

Pada jaman Sukarno dulu tidak ada yang namanya aplikasi mengedit foto seperti sekarang ini. Foto wajah manusia pada masa itu pun terlihat natural dan bebas dari berbagai bentuk rekayasa. Itulah wajah pada jaman penjajahan, anggap saja wajah saat itu wajah versi 0.2. Sangat jauh berbeda dengan jaman Zuckerberg sekarang ini, era Web 2.0. Saat ini orang semakin gemar mengutak-atik foto wajahnya dengan bermacam aplikasi agar terlihat lebih menarik, anggap saja itu wajah versi 2.0.

Lihat saja yang terjadi di berbagai situs jejaring sosial seperti Facebook, Instagram, dsb. Banyak sekali foto perempuan-perempuan cantik dan pria-pria tampan yang bisa menggoda pikiran anda. Tentu saja tidak semua foto-foto itu memberikan informasi yang sesungguhnya.

Seperti yang dialami salah seorang teman saya. Dia mengajak seorang teman perempuan yang ada di Facebooknya untuk bertemu di suatu pusat perbelanjaan, dan dia menyesal setelah mengetahui kalau ternyata wajah perempuan itu tidak seperti yang dia bayangkan. Wajah versi 2.0 sebaiknya jangan langsung dipercaya, banyak sekali hasil rekayasa komputer.

No comments:

Post a Comment